Menikmati Manisnya Warisan Kuliner Legendaris Bandung di Colenak Murdi Putra yang Sudah ada Sejak 1930

Jabar Tourism
0

Colenak Murdi Putra di Bandung (sumber : facebook/Colenak Murdi Putra

Kalau berbicara soal kuliner legendaris Bandung, tak lengkap rasanya tanpa menyebut Colenak Murdi Putra. Kudapan sederhana berbahan dasar peuyeum (tape singkong) ini sudah menjadi bagian dari sejarah panjang kota kembang. Rasanya yang manis legit, berpadu dengan aroma panggangan yang khas, membuat siapa pun yang mencicipinya sulit untuk tidak jatuh cinta.


Colenak bukan sekadar makanan — ia adalah nostalgia, cerita, dan warisan budaya yang masih bertahan hingga kini. Dan menariknya, makanan ini sudah ada sejak tahun 1930!


Asal-usul Nama “Colenak” yang Melegenda

Sebelum dikenal luas, makanan ini awalnya disebut peuyeum digulaan, karena disajikan bersama gula merah cair. Hingga suatu hari, seorang pelanggan spontan menyebutnya “colenak”, singkatan dari “dicocol enak” — cara makan yang memang khas: peuyeum bakar dicocol ke lelehan gula merah. Nama itu melekat sampai sekarang dan menjadi ciri khas kuliner Bandung yang tak lekang oleh waktu.


Penciptanya, almarhum Murdi, adalah sosok yang pertama kali menjajakan colenak di pinggir Jalan Ahmad Yani, Bandung. Hanya berbekal tungku dan alat sederhana, beliau menjual peuyeum bakar di trotoar. Perlahan, dari hasil jerih payahnya, Murdi membeli tempat permanen — dan di situlah kini berdiri Pusat Colenak Murdi Putra, yang menjadi tujuan kuliner favorit wisatawan.


Dari Lapak Pinggir Jalan ke Pusat Kuliner Bandung

Kini, usaha keluarga ini diteruskan oleh Mahmud Saepudin, cucu dari sang perintis. Sejak 2005, Mahmud memegang kendali usaha yang telah diwariskan lintas generasi. Ia bahkan membawa colenak masuk ke era modern — menjualnya tidak hanya di toko pusat, tetapi juga di berbagai supermarket seperti Griya, Yogya, Borma, hingga Indomaret.


Dengan inovasi itu, penjualan colenak kini bisa mencapai ratusan bungkus per hari. Bahkan, penggemar dari luar kota bisa memesan lewat aplikasi ojek online — jadi tak perlu jauh-jauh datang ke Bandung hanya untuk menikmati legitnya colenak Murdi Putra. “Sekarang sudah bisa dipesan lewat GoFood juga,” kata Mahmud bangga.


Cita Rasa Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Meski sudah dikenal luas, cita rasa colenak Murdi Putra tetap terjaga seperti dulu. Peuyeumnya dipilih dari singkong berkualitas, dipanggang hingga harum, lalu disiram dengan campuran gula merah cair dan parutan kelapa segar. Rasanya? Kombinasi sempurna antara manis, gurih, dan sedikit smokey — memanjakan lidah tanpa membuat enek.


Tersedia tiga varian rasa yang bisa kamu pilih: Original – rasa klasik yang tak pernah salah, Nangka – sedikit wangi buah tropis yang manis, serta Durian – pilihan favorit bagi pecinta rasa creamy nan legit. Semua varian dijual dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp12.000 per porsi!


Penghargaan dan Kebanggaan Kota Bandung

Tak hanya populer di kalangan wisatawan, Colenak Murdi Putra juga diakui secara resmi sebagai bagian dari warisan budaya Bandung. Pada tahun 2018, usaha keluarga ini menerima Anugerah Budaya Kota Bandung dari (alm.) Wali Kota Oded M. Danial. Dari 10 besar penerima penghargaan, colenak menjadi satu-satunya kuliner yang masuk daftar!


Mahmud mengaku bangga, meski kini colenak bukan lagi makanan yang diburu setiap hari, tapi sudah naik kelas menjadi simbol khas Bandung.


Harapan untuk Kuliner Khas Bandung

Sebagai pelaku kuliner tradisional, Mahmud berharap pemerintah daerah lebih aktif mempromosikan makanan khas lama yang mulai jarang ditemui. Ia mengusulkan agar dibuat satu kawasan wisata kuliner yang menampung berbagai hidangan khas Bandung — mulai dari colenak, bandrek, bajigur, hingga surabi.


“Biar wisatawan tahu, kalau mau cari kuliner khas Bandung, datang saja ke satu tempat itu,” ujarnya penuh semangat.


Lokasi & Jam Operasional

Alamat: Jalan Ahmad Yani No. 733, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung

Jam buka: Setiap hari pukul 06.30 – 20.00 WIB

Harga: Rp12.000 per porsi (tersedia varian original, nangka, dan durian)



Kalau kamu sedang berwisata ke Bandung, jangan lupa mampir dan mencicipi Colenak Murdi Putra. Selain menikmati cita rasa manis khas Sunda, kamu juga sedang merasakan sepotong sejarah yang sudah diwariskan hampir seratus tahun lamanya.


Colenak bukan sekadar camilan — ia adalah cerita tentang ketekunan, cinta terhadap tradisi, dan kebanggaan akan kuliner lokal yang terus hidup di tengah gempuran zaman.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)