Program Gapura Sapta Pesona 2026 Resmi Bergulir, Dorong Inovasi dan Diversifikasi Produk Wisata Jawa Barat

Jabar Tourism
0

Desa Wisata Alam Endah (gmaps/WaJiWa Dance Center_ Channel Tari Indonesia)

Upaya memperkuat kualitas pariwisata daerah terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya melalui kembali digelarnya Program Gapura Sapta Pesona Tahun 2026 oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat. Program ini resmi diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 29 Januari 2026, dan diikuti oleh para pengelola Desa/Kampung Wisata serta mentor dari berbagai daerah.


Gapura Sapta Pesona merupakan sebuah gerakan strategis dalam penataan destinasi sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata, yang berorientasi pada penerapan nilai-nilai Sapta Pesona. Program ini dirancang dalam bentuk pelatihan digital yang terstruktur, fleksibel, dan mudah diakses, dengan memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) Jabar Corpu Talent yang dikembangkan oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat.


Pada tahun 2026, Gapura Sapta Pesona mengusung tema “Pelatihan Inovasi dan Diversifikasi Produk Wisata Daerah”. Fokus utama pelatihan diarahkan pada penguatan kemampuan storytelling destinasi serta pengembangan paket wisata yang kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing di tengah dinamika industri pariwisata. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong desa dan kampung wisata untuk tidak hanya mengandalkan potensi alam, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang bernilai dan berkesan.


Menariknya, dalam pelaksanaan program tahun ini, Disparbud Jawa Barat menggandeng Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui kolaborasi Lomba Paket Wisata Eduvista. Kegiatan ini menjadi bagian utama dari rangkaian Unpad Tourism Fest 2026, yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mencetak produk wisata yang inovatif dan berkelanjutan.


Dari sisi metode pembelajaran, Gapura Sapta Pesona 2026 menerapkan model pembelajaran mandiri berbasis aksi nyata. Peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga diwajibkan mengerjakan mini project yang berdampak langsung, dengan output utama berupa penyusunan paket wisata. Selama proses pelatihan berlangsung, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif dari mentor Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota serta fasilitator dari Fordeka Jawa Barat.


Program ini diikuti oleh 113 peserta yang berasal dari 66 Desa/Kampung Wisata di 23 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan akan peningkatan kapasitas SDM pariwisata di tingkat lokal, khususnya dalam menghadapi tantangan pariwisata yang semakin kompetitif.


Melalui Program Gapura Sapta Pesona 2026, Disparbud Jawa Barat berharap para pengelola desa dan kampung wisata mampu melahirkan produk wisata yang inovatif, berkarakter lokal, serta berkelanjutan. Lebih dari itu, program ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik pariwisata Jawa Barat secara keseluruhan, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi berbasis pariwisata di berbagai daerah.


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)