| Body Rafting di Citumang (pinterest) |
Citumang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Pangandaran, Jawa Barat. Tempat ini mencuri perhatian wisatawan berkat aliran sungainya yang jernih berwarna kebiruan, berpadu dengan tebing kapur dan hutan hijau yang masih alami. Berjarak sekitar 15 kilometer dari Pantai Pangandaran, Citumang menawarkan pengalaman liburan yang berbeda—lebih dekat dengan alam dan sarat petualangan.
Tak hanya menyuguhkan panorama menenangkan, Citumang juga populer sebagai lokasi body rafting favorit. Aktivitas susur sungai ini menjadi daya tarik utama yang membuat Citumang kerap dijuluki sebagai surga tersembunyi bagi pencinta alam dan penggemar wisata petualangan air di Jawa Barat.
Menelusuri Asal Usul Nama Citumang
Nama Citumang memiliki latar belakang cerita rakyat yang menarik. Dalam bahasa Sunda, kata “Ci” berarti air atau sungai. Sementara “Tumang” dipercaya berasal dari nama seekor anjing setia dalam legenda setempat. Konon, Tumang merupakan anjing penjaga yang menemani seorang tokoh sakti yang tinggal di kawasan ini.
Menurut cerita turun-temurun, Tumang dikenal sangat setia dan menjaga aliran sungai dengan penuh pengabdian. Dari kisah inilah nama Citumang kemudian diabadikan dan terus dikenal hingga kini sebagai sungai yang memesona sekaligus penuh nilai sejarah dan budaya lokal.
Pada masa lampau, kawasan Citumang dianggap sakral oleh masyarakat sekitar. Lingkungannya yang sunyi, air yang jernih, serta hutan yang masih perawan dipercaya memiliki ketenangan dan energi spiritual. Tak jarang, area ini dijadikan tempat menyendiri atau bermeditasi. Seiring berjalannya waktu, pesona alam Citumang mulai dikenal luas, hingga akhirnya dikembangkan sebagai destinasi wisata sejak awal tahun 2000-an.
Sensasi Body Rafting di Sungai Citumang
Body rafting menjadi aktivitas unggulan yang paling diburu wisatawan saat berkunjung ke Citumang. Mengarungi sungai dengan arus yang bervariasi sambil menikmati panorama alam memberikan sensasi segar sekaligus menantang.
1. Jalur Body Rafting yang Menantang dan Menyegarkan
Jalur body rafting Citumang memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan tebing kapur yang menjulang serta pepohonan rindang di kiri dan kanan sungai. Beberapa jeram kecil menjadi pemicu adrenalin, namun tetap aman untuk pemula.
2. Kolam Alami Berair Biru Jernih
Di sepanjang jalur, terdapat beberapa kolam alami dengan kedalaman yang bervariasi. Salah satu yang paling terkenal adalah Kolam Citumang, yang memiliki air biru jernih dan dikelilingi bebatuan besar serta pepohonan hijau. Area ini sering dimanfaatkan untuk berenang atau sekadar berendam sambil menikmati suasana alam.
3. Tebing Kapur dan Gua Batu Eksotis
Selain aliran sungai, Citumang juga menawarkan panorama tebing kapur yang unik serta gua-gua batu alami. Beberapa gua memiliki stalaktit dan stalagmit yang menambah kesan petualangan. Spot ini juga kerap dijadikan latar foto favorit wisatawan.
4. Didampingi Pemandu Profesional
Setiap aktivitas body rafting akan dipandu oleh instruktur berpengalaman. Pemandu akan memberikan arahan teknis, tips keselamatan, serta memastikan perjalanan menyusuri sungai berjalan aman dan nyaman.
5. Harga dan Paket Wisata
Biaya body rafting di Citumang umumnya berkisar antara Rp125.000 hingga Rp150.000 per orang. Tarif tersebut biasanya sudah mencakup perlengkapan keselamatan seperti helm dan jaket pelampung, serta jasa pemandu. Beberapa operator juga menyediakan paket lengkap termasuk makan.
Fasilitas Wisata Citumang yang Lengkap
Sebagai destinasi wisata unggulan, Citumang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan pengunjung.
- Area parkir luas untuk kendaraan roda dua dan roda empat
- Warung makan dan restoran dengan menu khas Pangandaran
- Toilet dan kamar ganti yang memadai
- Gazebo dan tempat istirahat di beberapa titik kawasan
- Peralatan body rafting standar keamanan
- Pemandu wisata terlatih dan berpengalaman
Lokasi dan Akses Menuju Citumang
Objek wisata Citumang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Akses menuju lokasi cukup mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewaan dari pusat Pangandaran. Waktu tempuh dari Pantai Pangandaran sekitar 30 menit dengan kondisi jalan yang relatif baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
