Menginap Sambil Menyusuri Sejarah di Hotel Vasaka Maison Bandung, Bangunan Heritage di Jalan Asia Afrika

Jabar Tourism
0

Hotel Vasaka Maison Bandung (gmaps/Alifio Setyawardhana)

Bandung selalu punya cara unik memadukan masa lalu dan masa kini. Di tengah kawasan bersejarah kota, berdiri sebuah hotel yang bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga saksi perjalanan panjang perkembangan industri dan arsitektur kolonial. Vasaka Maison Bandung menjadi salah satu destinasi staycation menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda — menginap di bangunan berusia lebih dari satu abad.


Terletak di kawasan ikonik Jalan Asia Afrika, hotel ini berada di jantung wisata sejarah Kota Bandung. Lokasinya yang strategis membuat wisatawan mudah menjangkau Gedung Merdeka, Alun-Alun Bandung, hingga deretan bangunan kolonial yang menjadi daya tarik utama kawasan kota lama.


Dari Gedung Konstruksi Belanda hingga Kantor Teknologi Dunia

Sebelum menjadi hotel modern, bangunan ini memiliki sejarah panjang. Gedung tersebut pertama kali dibangun pada tahun 1913 oleh perusahaan konstruksi Belanda, NV Volker Aannemings Maatschappij. Pada masa itu, Bandung sedang berkembang pesat sebagai pusat administrasi dan teknologi di Hindia Belanda, sehingga banyak perusahaan Eropa membuka kantor di kawasan ini.


Memasuki tahun 1920-an, gedung ini kemudian digunakan oleh perusahaan teknologi asal Jerman, Siemens & Halske A.G.. Kehadiran perusahaan tersebut menandai peran Bandung sebagai kota modern yang menjadi pusat perkembangan teknologi listrik dan industri pada zamannya. Tak heran jika bangunan ini sempat dikenal luas sebagai “Gedung Siemens”.


Era Nasionalisasi dan Perjalanan Menuju Bangunan Modern

Setelah Indonesia merdeka, gedung ini mengalami perubahan fungsi seiring kebijakan nasionalisasi perusahaan asing. Bangunan kemudian digunakan oleh Waskita Karya, yang saat itu berkembang menjadi perusahaan konstruksi nasional penting di Indonesia.


Meski mengalami beberapa penyesuaian struktur, karakter arsitektur modern fungsional khas awal abad ke-20 tetap dipertahankan. Hal inilah yang membuat bangunan tersebut akhirnya ditetapkan sebagai bagian dari kawasan cagar budaya Kota Bandung.


Revitalisasi Heritage Jadi Hotel Berkonsep Modern

Memasuki era pariwisata modern, bangunan bersejarah ini direvitalisasi melalui konsep adaptive reuse, yaitu menghidupkan kembali bangunan lama dengan fungsi baru tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Hasilnya adalah hotel butik yang memadukan nuansa klasik dengan fasilitas kontemporer.


Interior hotel menghadirkan sentuhan elegan dengan detail arsitektur yang tetap mempertahankan karakter asli bangunan. Perpaduan elemen kolonial dan desain modern menciptakan atmosfer hangat sekaligus eksklusif, cocok bagi wisatawan yang mencari pengalaman menginap berbeda dari hotel biasa.


Staycation Bernuansa Sejarah di Tengah Kota

Menginap di Vasaka Maison Bandung bukan hanya soal kenyamanan kamar, tetapi juga pengalaman menyatu dengan cerita masa lalu. Setiap sudut bangunan seolah membawa tamu menelusuri perjalanan Bandung dari era kolonial, masa nasionalisasi, hingga menjadi kota wisata kreatif seperti sekarang.


Bagi pecinta wisata heritage, hotel ini bisa menjadi pilihan ideal untuk staycation sekaligus eksplorasi sejarah kota. Lokasinya yang berada di pusat destinasi wisata membuat pengunjung dapat menikmati suasana Bandung tempo dulu hanya dengan berjalan kaki.


Jika Anda mencari pengalaman menginap yang unik, penuh cerita, dan tetap nyaman secara modern, Vasaka Maison Bandung menawarkan kombinasi sempurna antara wisata sejarah dan gaya hidup masa kini.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)