Garut International Kite Festival 2026, Menikmati Keindahan Layang-Layang di Kaki Gunung Papandayan

Jabar Tourism
0

Pelaksanaan Garut International Kite Festival 2026 (Humas Polres Garut)

GARUT
- Selain terkenal dengan panorama pegunungan, pemandian air panas, hingga kuliner khas yang menggugah selera, kota Garut di selatan Jawa Barat ini juga rutin menghadirkan berbagai agenda budaya yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Garut International Kite Festival 2026, sebuah festival layang-layang berskala internasional yang sukses menghadirkan perpaduan antara wisata alam, tradisi, dan kreativitas masyarakat.


Berlangsung di kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, festival ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Dengan latar megah Gunung Papandayan dan udara pegunungan yang sejuk, ribuan mata disuguhi pemandangan layang-layang berwarna-warni yang menari mengikuti hembusan angin. Tak heran jika acara ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan.


Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, suasana festival semakin semarak ketika ratusan pengunjung memadati lokasi penyelenggaraan. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan atraksi layang-layang, tetapi juga menikmati berbagai kegiatan menarik yang telah dipersiapkan panitia.


Rangkaian acara hari kedua diawali dengan pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan lomba mewarnai layang-layang yang diikuti anak-anak dan keluarga. Aktivitas ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan tradisi bermain layang-layang kepada generasi muda.


Di sisi lain, panggung utama menghadirkan beragam pertunjukan seni budaya khas Garut. Penampilan Pencak Silat Sinar Pusaka Putra dan kesenian Dodombaan Jaya Seni Sugih Budaya sukses mencuri perhatian pengunjung. Atraksi tersebut menjadi bukti bahwa festival ini tidak hanya menampilkan permainan layang-layang, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada wisatawan dari berbagai daerah.


Keseruan festival berlanjut melalui kompetisi Battle Cooking yang melibatkan para pelaku industri perhotelan dan restoran. Aroma hidangan khas yang sedang diolah berpadu dengan suasana pegunungan menciptakan pengalaman wisata yang semakin lengkap. Menjelang sore, penampilan grup musik Nine Creative menjadi penutup yang membuat suasana festival semakin meriah.


Selama penyelenggaraan festival yang berlangsung hingga Minggu, kawasan wisata juga mendapat pengamanan dari aparat gabungan. Personel dari Polres Garut, Polsek jajaran, Koramil 1115 Cisurupan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga BPBD disiagakan untuk memastikan kenyamanan para pengunjung.


Kapolsek Cisurupan, AKP Yulius Siswantoro, mengatakan bahwa pengamanan difokuskan di area panggung utama, lokasi parkir, serta jalur keluar masuk pengunjung.


"Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Garut International Kite Festival 2026 sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang menikmati rangkaian kegiatan," ungkap AKP Yulius Siswantoro.


Lebih dari sekadar festival, Garut International Kite Festival 2026 menjadi bukti bahwa sebuah permainan tradisional dapat berkembang menjadi atraksi wisata yang mampu menarik perhatian masyarakat luas. Perpaduan bentang alam Papandayan, pertunjukan budaya, kuliner, dan hiburan menjadikan festival ini layak masuk dalam daftar agenda wisata tahunan di Garut.


Jika berencana berkunjung ke Garut pada musim festival berikutnya, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati langit yang dipenuhi layang-layang warna-warni sambil merasakan sejuknya udara pegunungan. Pengalaman sederhana ini akan menghadirkan sisi lain Garut yang mungkin belum banyak diketahui wisatawan, sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi lokal tetap hidup dan berkembang menjadi daya tarik wisata yang membanggakan.***

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)