
Bubur Mang Ujang Subang (gmaps/Abrag Huggo)
SUBANG - Berbicara tentang wisata kuliner di Kabupaten Subang, Jawa Barat, rasanya belum lengkap jika belum mencicipi Bubur Mang Ujang di Jalan Otto Iskandardinata (Otista). Kedai sederhana yang telah berdiri sejak 1978 ini menjadi salah satu pilihan sarapan yang cukup dikenal dan masih mempertahankan cita rasa khasnya hingga kini.
Hampir lima dekade berjalan, Bubur Mang Ujang tetap mengandalkan sajian bubur ayam sebagai menu andalan. Di tengah banyaknya pilihan kuliner kekinian, keberadaan kedai ini justru menawarkan pengalaman berbeda: menikmati makanan sederhana dengan rasa yang lekat dengan tradisi kuliner lokal.
Bubur Gurih dengan Topping Melimpah
Salah satu daya tariknya berada pada tekstur bubur yang lembut tetapi tidak terlalu cair. Rasa gurih dari kaldu ayam terasa sejak suapan pertama sehingga sebenarnya sudah cukup nikmat disantap tanpa banyak tambahan bumbu.
Dalam satu porsi, bubur dilengkapi suwiran ayam kampung, potongan cakwe, seledri, serta bawang goreng. Perpaduan bahan tersebut memberikan sensasi rasa dan tekstur yang beragam, mulai dari lembutnya bubur hingga renyahnya cakwe.
Bagi pencinta rasa yang lebih kuat, kecap dan sambal bisa ditambahkan sesuai selera.
Tak Hanya Menyajikan Bubur
Pilihan menu di kedai ini juga tidak terbatas pada bubur ayam. Pengunjung dapat mencoba soto ayam dengan kuah kuning bercita rasa rempah yang cocok disantap hangat.
Ada pula mie ayam dan bakso jando bagi mereka yang menginginkan menu lebih mengenyangkan. Menariknya, aneka pilihan tersebut masih tergolong terjangkau dengan harga di bawah Rp25.000 per porsi.
Berada di Pusat Kota Subang
Bubur Mang Ujang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata (Otista) No. 14/16, Karanganyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Letaknya yang berada di kawasan pusat kota membuat kedai ini relatif mudah dijangkau.
Suasananya sederhana dengan nuansa kedai klasik. Pada waktu sarapan, tempat ini kerap dipenuhi pengunjung yang datang untuk menikmati hidangan sebelum memulai aktivitas.
Bagi pelancong yang melintasi Subang menuju Bandung maupun sebaliknya, Bubur Mang Ujang bisa menjadi salah satu pilihan untuk beristirahat sekaligus mencicipi kuliner lokal.
Lebih dari sekadar sarapan, semangkuk Bubur Mang Ujang menghadirkan cerita tentang bagaimana sebuah kuliner sederhana mampu bertahan selama puluhan tahun. Konsistensi rasa dan suasana lokal menjadi bagian dari daya tarik yang membuat kedai ini tetap layak disambangi ketika berada di Subang.
Jika ingin menikmati suasana sarapan yang lebih nyaman, datang lebih pagi bisa menjadi pilihan, terutama bagi pengunjung yang ingin menghindari antrean.***
