Menyusuri Situs Awas Paninggal Bogor, Jejak Sejarah di Kaki Gunung Salak

Jabar Tourism
0

Situs Awas Paninggal Bogor (bersepedah.wordpress.com)

BOGOR
- Ada kalanya perjalanan wisata tidak harus berakhir di tempat dengan panorama yang ramai dibagikan di media sosial. Justru, pengalaman paling menarik bisa muncul ketika kita berjalan sedikit lebih jauh, memasuki kampung-kampung yang tenang, lalu menemukan sebuah tempat yang menyimpan cerita dari masa lalu.


Di kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, perjalanan semacam itu bisa ditemukan di Situs Awas Paninggal. Berada di kawasan Kampung Cijulang, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, situs ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda: perpaduan antara suasana alam, tradisi masyarakat, dan cerita sejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi.


Menemukan Situs di Tengah Kawasan Gunung Salak

Situs Awas Paninggal bukan destinasi wisata dengan kemasan modern. Letaknya berada cukup jauh dari pusat keramaian, dengan perjalanan menuju lokasi yang melewati kawasan perkampungan dan jalur menanjak.


Suasana khas kaki Gunung Salak menjadi bagian dari pengalaman perjalanan. Pepohonan hijau, udara yang relatif sejuk, serta lingkungan yang masih tenang membuat perjalanan menuju situs terasa seperti sebuah perjalanan untuk menemukan kembali cerita masa lalu.


Bagi wisatawan yang menyukai wisata sejarah dan budaya di Bogor, tempat ini menarik karena menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.


Cerita dari Masa Kerajaan Pajajaran

Di balik keberadaannya, Situs Awas Paninggal menyimpan cerita yang cukup kuat dalam ingatan masyarakat setempat. Secara turun-temurun, situs ini dikaitkan dengan masa Kerajaan Pajajaran, kerajaan Sunda yang pernah berkembang di wilayah Jawa Barat.


Salah satu makam yang berada di kawasan situs dikenal masyarakat dengan nama Haji Eyang Gajah Gumerang.


Cerita mengenai situs tersebut diwariskan melalui keluarga penjaga kawasan. Ela Laelasari, juru kunci Situs Awas Paninggal, mengatakan bahwa informasi mengenai keberadaan situs telah diterima keluarganya secara turun-temurun.


Ela mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan amanah untuk menjaga kawasan tersebut dari sang kakek.


“Informasinya sudah ada sejak lama dan diperkirakan dari zaman Kerajaan Pajajaran. Cerita itu merupakan catatan yang diwariskan dari kakek,” ujar Ela.


Bagi pengunjung, cerita tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman berwisata. Sebab, Situs Awas Paninggal tidak hanya menghadirkan sebuah lokasi untuk dikunjungi, tetapi juga kisah lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.


Bukan Sekadar Tempat Ziarah

Situs Awas Paninggal selama ini juga dikenal sebagai salah satu lokasi ziarah. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari sekitar Bogor, tetapi juga dari luar daerah.


Meski begitu, wisatawan sebaiknya memandang tempat ini sebagai kawasan yang memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat setempat. Menjaga sikap, berpakaian sopan, tidak membuat kegaduhan, serta menghormati aktivitas warga menjadi hal penting ketika berkunjung.


Keberadaan juru kunci juga membuat kisah mengenai situs ini tetap terpelihara. Ela mengaku mendapat pesan untuk menjaga kawasan Gunung Salak sekaligus lingkungan di sekitar Situs Awas Paninggal.


Menjaga Warisan di Tengah Alam Gunung Salak

Seperti banyak situs bersejarah yang berada jauh dari pusat kota, Situs Awas Paninggal juga menghadapi tantangan dalam hal pelestarian. Ela berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kawasan tersebut, termasuk perlindungan terhadap situs dan lingkungan sekitarnya.


“Saya berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi Situs Awas Paninggal dan memberikan perlindungan,” katanya.


Bagi pencinta wisata sejarah Bogor, Situs Awas Paninggal bisa menjadi pilihan perjalanan yang berbeda. Tidak menawarkan kemewahan atau keramaian, tempat ini justru mengajak kita menikmati perjalanan dengan cara yang lebih perlahan: menyusuri kaki Gunung Salak, mengenal cerita masyarakat lokal, dan mendengarkan kembali kisah masa lalu yang masih diwariskan hingga hari ini.


Pada akhirnya, perjalanan ke Situs Awas Paninggal bukan sekadar tentang menemukan sebuah tempat. Lebih dari itu, ada kesempatan untuk memahami bagaimana sejarah, alam, tradisi, dan ingatan masyarakat dapat hidup berdampingan di sebuah sudut Kabupaten Bogor.***

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)