![]() |
| Gedung Dwi Warna Bandung (gmaps/cep budhi darma) |
Di balik gemerlap destinasi populer di Bandung, tersimpan sebuah permata sejarah yang belum banyak diketahui wisatawan: Gedung Dwi Warna. Bangunan berarsitektur klasik ini bukan sekadar gedung tua, melainkan saksi penting perjalanan diplomasi dunia yang pernah terjadi di Kota Kembang.
Berlokasi strategis di Jalan Diponegoro, tepat di kawasan Bandung Wetan, Gedung Dwi Warna berada tidak jauh dari ikon kota Gedung Sate. Akses menuju lokasi ini cukup mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti angkutan kota dan bus Damri. Letaknya yang berada di pusat kota juga membuatnya cocok dimasukkan dalam itinerary wisata sejarah di Bandung.
Jika ditelusuri lebih dalam, gedung ini memiliki sejarah panjang sejak dibangun pada tahun 1940. Awalnya dikenal sebagai Gedung Dana Pensiun, tempat ini pernah mengalami beberapa kali pergantian nama mengikuti dinamika kekuasaan, mulai dari era kolonial Belanda hingga pendudukan Jepang. Namun, titik balik terpenting terjadi saat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika 1955.
Pada momen bersejarah tersebut, Presiden Soekarno mengganti nama bangunan ini menjadi Gedung Dwi Warna. Tidak hanya sekadar perubahan nama, gedung ini juga berfungsi sebagai tempat berlangsungnya berbagai sidang penting, termasuk komisi politik, ekonomi, dan kebudayaan. Peran vitalnya menjadikan Gedung Dwi Warna sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah Konferensi Asia Afrika, bersama Gedung Merdeka.
Menariknya, meskipun memiliki nilai historis tinggi, Gedung Dwi Warna belum terlalu ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menikmati wisata sejarah dengan suasana lebih tenang dan autentik. Dari luar, kamu bisa mengagumi detail arsitektur kolonial yang masih terjaga dengan baik.
Kini, gedung ini difungsikan sebagai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Barat. Meski tidak sepenuhnya dibuka untuk umum, kawasan sekitarnya tetap menarik untuk dijelajahi, apalagi lokasinya berdekatan dengan Museum Geologi Bandung yang juga menjadi favorit wisata edukasi.
Sebagai salah satu bangunan cagar budaya nasional, Gedung Dwi Warna menawarkan pengalaman wisata yang berbeda—mengajak pengunjung menyusuri jejak sejarah sambil menikmati pesona arsitektur klasik. Jadi, jika kamu sedang merencanakan liburan ke Bandung, jangan lewatkan destinasi yang satu ini untuk memperkaya pengalaman wisatamu.

