![]() |
| Karya seni ukir kayu di Desa Cipacing dan Desa Cibeusi Jatinangor (finance.detik.com) |
Kalau kamu sedang menjelajahi kawasan Jatinangor, jangan cuma fokus ke kampus dan kulinernya saja. Ada satu sisi lain yang tak kalah menarik untuk disinggahi, yaitu wisata ekonomi kreatif berbasis seni ukir kayu di Desa Cipacing dan Desa Cibeusi. Di sini, kamu bisa melihat langsung bagaimana tradisi lama bertemu dengan kreativitas modern dalam bentuk kerajinan kayu yang unik dan bernilai seni tinggi.
Sentra kerajinan ini sudah eksis sejak sekitar tahun 1970 dan dikenal sebagai salah satu yang tertua di tanah Sunda. Popularitasnya mulai melejit pada era 1990-an, setelah para pengrajin mendapatkan pelatihan dari Tanti Supiarno yang mendorong inovasi produk. Sejak saat itu, Cipacing dikenal sebagai “kampung ukir” dengan ragam karya yang semakin variatif dan berkualitas.
Saat berkunjung, kamu akan disuguhkan berbagai hasil kerajinan, mulai dari souvenir khas, topeng, patung, hingga alat musik tradisional seperti kendang, angklung, dan kecapi. Tidak hanya itu, para pengrajin juga membuat produk lintas budaya seperti patung Asmat, ukiran Dayak, bahkan kerajinan internasional seperti boomerang dan didgeridoo. Cocok banget buat kamu yang suka berburu oleh-oleh unik dan anti-mainstream.
Yang bikin kerajinan Cipacing berbeda adalah detail finishing-nya. Banyak produk dihiasi lukisan titik-titik warna cerah yang kontras, memberikan sentuhan artistik khas yang mudah dikenali. Proses pembuatannya pun masih dilakukan secara manual, menggunakan bahan kayu mahoni dan albasia. Kamu bahkan bisa melihat langsung proses pengerjaannya, mulai dari pemahatan hingga tahap finishing.
![]() |
| Karya Ukiran Patung Mini (ayobandung.com) |
Salah satu daya tarik lainnya adalah sosok Hendri Sanjaya, pengrajin muda asal Cibeusi yang berhasil mencuri perhatian lewat karya patung mini. Ukurannya super kecil, hanya sekitar 2 mm hingga 2 cm, tapi detailnya luar biasa. Awalnya hanya untuk koleksi pameran, kini karyanya sudah dikoleksi hingga ke luar negeri seperti Jepang.
Berkunjung ke Cipacing dan Cibeusi bukan sekadar wisata biasa, tapi juga pengalaman belajar tentang seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal. Kamu bisa berinteraksi langsung dengan pengrajin, memahami proses kreatif mereka, bahkan memesan karya custom sesuai keinginan.
Jadi, kalau lagi cari destinasi wisata ekraf di Jawa Barat yang beda dari yang lain, dua desa ini wajib masuk bucket list kamu. Selain dapat pengalaman baru, kamu juga ikut mendukung pelestarian budaya lokal dan roda ekonomi masyarakat setempat.


