Officer Woningen, Jejak Hunian Perwira Belanda yang Menjadi Bangunan Cagar Budaya di Cimahi

Jabar Tourism
0

Officer Woningen atau Rumah Dinas Wakil Komandan Pusdikhub TNI AD (Ririn Nur Febriani)

CIMAHI
- Kota Cimahi selama ini dikenal sebagai kota militer yang memiliki sejarah panjang sejak era Hindia Belanda. Di balik citra tersebut, tersimpan berbagai bangunan bersejarah yang menjadi saksi perkembangan kawasan militer pada awal abad ke-20. Salah satunya adalah Officer Woningen, kompleks rumah tinggal perwira Belanda yang kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah menarik di Jawa Barat.

Nama Officer Woningen berasal dari bahasa Belanda Officier Woningen yang berarti rumah tinggal perwira. Dahulu, bangunan ini digunakan sebagai hunian bagi para perwira militer Belanda yang bertugas di Cimahi. Kini, kompleks tersebut difungsikan sebagai Rumah Dinas Wakil Komandan Pusat Pendidikan Hubungan TNI Angkatan Darat (Pusdikhub TNI AD).

Keberadaan Officer Woningen semakin mendapat perhatian setelah Pemerintah Kota Cimahi menetapkannya sebagai Bangunan Cagar Budaya melalui Surat Keputusan Wali Kota pada 25 Juni 2025. Penetapan ini dilakukan bersamaan dengan beberapa bangunan bersejarah lainnya, seperti Gedong Anom Kebon Kopi dan SMP Negeri 1 Cimahi, sebagai upaya melestarikan warisan budaya kota.

Lebih dari sekadar bangunan tua, Officer Woningen menjadi bukti nyata bagaimana Cimahi pernah dirancang sebagai pusat pertahanan militer penting di Pulau Jawa. Pada masa kolonial, kawasan ini menjadi tempat tinggal para perwira yang memiliki peran strategis dalam sistem pertahanan Hindia Belanda.

Daya tarik utama Officer Woningen terletak pada arsitektur bergaya Indische Empire Style, perpaduan desain klasik Eropa dengan penyesuaian terhadap iklim tropis Indonesia. Bangunan ini memiliki langit-langit yang tinggi, jendela berukuran besar, serta tata ruang yang dirancang untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik sehingga tetap nyaman meski tanpa pendingin ruangan.

Keistimewaan lainnya adalah kualitas konstruksi bangunan yang mampu bertahan lebih dari satu abad. Dindingnya dibuat sangat tebal menggunakan material tradisional dengan campuran kapur, sehingga menghasilkan bangunan yang kokoh sekaligus menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

Menurut hasil kajian Tim Ahli Cagar Budaya, Officer Woningen termasuk salah satu bangunan bersejarah di Cimahi yang masih mempertahankan tingkat keaslian sangat tinggi. Struktur atap, susunan ruang, hingga kusen-kusen jendela masih mempertahankan bentuk aslinya, menjadikannya referensi penting bagi pelestarian arsitektur kolonial.

Berada di lingkungan yang masih dikelola TNI AD, kawasan ini menawarkan suasana yang bersih, tertata, dan tenang. Hamparan halaman hijau yang luas berpadu dengan deretan bangunan kolonial menciptakan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Kota Cimahi.

Bagi pencinta wisata sejarah, perjalanan ke Officer Woningen akan semakin lengkap dengan mengunjungi The Historich, bangunan yang dahulu dikenal sebagai Sociƫteit voor Officieren, tempat berkumpul dan menggelar berbagai kegiatan sosial para perwira Belanda. Lokasinya yang masih berada di kawasan Baros membuat kedua destinasi ini dapat dijelajahi dalam satu rute wisata.

Mengunjungi Officer Woningen bukan hanya tentang menikmati keindahan bangunan tua, tetapi juga menelusuri jejak sejarah yang membentuk identitas Kota Cimahi sebagai kota militer dengan warisan kolonial yang masih terawat hingga kini.***

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)